widgets

Sabtu, 31 Januari 2015

Sejarah awal Permusuhan Barca dan Madrid (El Classico)

PERMUSUHAN antara Barcelona dan Real Madrid bermula pada masa Franco. Siapa Franco? Dia adalah seorang Jenderal yang menjadi penguasa diktator di Spanyol pada tahun 1930-an. Barcelona, sampai sekarang, adalah ibukota dari Provinsi Catalonia (Catalunya), yang sebagian besar penduduknya adalah dari suku bangsa Catalan dan Basque.
Bagi rakyat Catalan, ada istilah semacam ‘El Barca Es Mas Que Un Club (Barca bukan hanya sekedar klub), namun lebih dari itu. Barcelona merupakan cerminan dari dendam ‘pemberontakan’ dan perjuangan social-politik kaum tertindas, terpinggirkan, terjajah di sebuah wilayah kekuasaan yang bernama kerajaan Spanyol.
Gambaran perlawanan yang paling jelas adalah kalimat ‘Catalonia is Not Spain’ yang selalu menghiasi spanduk fans Barcelona ketika kesebelasan kesayangan mereka bertanding-hadapan melawan Real Madrid, yang sudah sejak tahun 1930-an, pada zaman Jenderal Franco yang kejam, merupakan klub favorit pemerintah Spanyol.
Jenderal Franco melarang penggunaan bendera dan bahasa daerah Catalan. FC Barcelona kemudian menjadi satu-satunya tempat dimana sekumpulan besar orang dapat berkumpul dan berbicara dalam bahasa daerah mereka. Oleh sebabnya, setiap laga El-Clasico pendukung Barca terlihat kerap membawa bendera Catalonia (biru, kuning dan merah-marun) sebagai bendera mereka, bukan bendera nasional Spanyol pada umumnya.
Pada tahun 1936, Jenderal Franco kemudian bertindak lebih jauh. Josep Suol, Presiden Barcelona waktu itu, dibunuh oleh pihak militer dan sebuah bom dijatuhkan di FC Barcelona Social Club pada tahun 1938.

Di lapangan sepakbola, titik nadir permusuhan ini terjadi pada tahun 1941 ketika para pemain Barcelona diinstruksikan (dibawah ancaman militer) untuk kalah dari Real Madrid. 
Barcelona kalah dan gawang mereka kemasukan 11 gol dari Real Madrid. Sebagai bentuk protes, Barcelona bermain serius dalam 1 serangan dan mencetak 1 gol. Skor akhir 11-1, dan 1 gol itu membuat Franco kesal. Kiper Barcelona kemudian dijatuhi tuduhan apengaturan pertandingan dan dilarang untuk bermain sepakbola lagi seumur hidupnya.
Sejak saat itu FC Barcelona menjadi semacam klub Anti-Franco dan menjadi simbol perlawanan Catalonia terhadap Franco, dan secara umum, terhadap Spanyol. Ada juga klub-klub lain di Catalonia seperti Athletic Bilbao dan Espanyol. Athletic Bilbao sampai saat ini tetap pada idealismenya untuk hanya merekrut pemain-pemain asli Basque, tetapi dari segi prestasi tidak sementereng Barcelona.

Demikian juga dengan Espanyol. Sementara yang dijadikan simbol musuh, tentu saja, adalah klub kesayangan Franco yang bermarkas di ibukota Spanyol, FC Real Madrid. Sebagai sebuah simbol perlawanan, kultur dan karakter Barcelona kemudian terbentuk dengan sendirinya. Siapapun pelatihnya, dan gaya apapun yang dipakai, karakternya hanya satu: Menyerang!.

Sebagai penyerang, Barcelona bermaksud untuk mendobrak dominasi Real Madrid (dan bagi orang Catalonia, mendobrak dominasi Spanyol). Untuk itulah Barcelona pantang bermain bertahan, karena itu adalah simbol ketakutan. Kalah atau menang adalah hal biasa. Tapi keberanian memegang karakter, itulah yang menjadi simbol perlawanan.
Pada tahun 50-an dan 60-an, Barca memang tertutup oleh kejayaan Real Madrid yang waktu itu diperkuat Ferenc Puskas, Di Stefano, dsb. Sebagai anak emas Franco sejak tahun 1930-an, Real Madrid memang selalu memiliki sumber dana besar untuk belanja pemain. Barcelona sendiri, pada 2 dasawarsa tersebut hanya bisa memenangi 4 kali liga spanyol, 2 kali piala raja, dan satu kali piala Inter City Honest (yang kemudian menjadi UEFA Cup).
Pada tahun 1973, seorang pemain Belanda yang kelak menjadi salah satu legenda Barcelona, Johan Cruyff, bergabung dari Ajax. Dalam pernyataan persnya ketika diperkenalkan, Cruyff menyatakan bahwa ia lebih memilih Barcelona dibanding Real Madrid karena ia tidak akan mau bermain di sebuah klub yang diasosiasikan dengan Franco. 
Bersama kompatriotnya, Johan Neeskens, mereka langsung membawa Barcelona memenangi gelar liga spanyol (setelah sebelumnya 14 tahun puasa gelar), dan dalam prosesnya tahun itu sempat mengalahkan Real Madrid di kandang Madrid sendiri dengan skor 5-0 (!).
Pada tahun itu Johan Cruyff dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik Eropa, dan memberi nama anaknya dengan nama khas Catalan, yaitu Jordi. Statusnya sebagai legenda menjadi abadi. Jordi Cruyff sendiri pada akhirnya tidak pernah bisa sebesar ayahnya. Karir sepakbolanya lebih banyak dihabiskan di klub-klub medioker, meski sempat beberapa tahun memperkuat Manchester United.
Selanjutnya, permusuhan itu terus ada, meskipun tidak sesengit pada tahun-tahun awalnya, sampai sekarang. Bisa dibilang, rivalitas saat ini sudah lebih sportif dan berjalan dengan lebih sehat. Tapi permusuhan yang sejak dulu telah begitu mengakar menjadikan duel diantara keduanya selalu menjanjikan sesuatu yang spesial.

Inilah mengapa duel antara Barcelona dengan Real Madrid yang terjadi setidaknya 2 kali setiap tahunnya (di liga Spanyol) disebut dengan el classico, karena memang menyajikan satu duel klasik dengan sejarah panjang terbentang dibelakangnya.

Meski berulang setiap tahun, akan tetapi saking monumentalnya duel ini membuat Johan Cruyff dan Bobby Robson ketika menjadi pelatih Barcelona pada era akhir 1980-an sampai akhir 1990-an sampai mengibaratkan el classico sebagai sebuah perang, bukan sekedar pertandingan sepak bola.

Baik pelatih Real Madrid maupun pelatih Barcelona ketika menghadapi el classico akan merasa seperti membawa sepasukan 'serdadu' perang, bukan sebuah 'kesebelasan' sepak bola, karena begitu besarnya kehormatan yang dipertaruhkan.
Demikian juga pertaruhan bagi pelatih, karena ketika dia diangkat sebagai pelatih seolah sudah ada beban yang diberikan oleh klub: "Anda boleh kalah dari siapa saja di liga ini, tapi jangan sampai kalah dari Real Madrid...,"

Meski begitu di dalam lapangan, peperangan ini sepanjang sejarahnya selalu berlangsung dalam sportifitas yang tinggi, karena sportifitas pun merupakan satu bentuk kehormatan yang harus dijaga. Ini soal nama baik.
Transfer pemain adalah salah satu bentuk perang di luar lapangan. Dalam hal ini, perpindahan pemain dari Barcelona ke Real Madrid (maupun sebaliknya) akan dianggap sebagai sebuah bentuk pengkhianatans Figo mungkin adalah salah seorang yang paling mengerti mengenai hal ini.

Direkrut oleh Barcelona pada tahun 1996, pemain Portugal yang kala itu bukan siapa-siapaa tersebut kemudian menemui masa-masa jayanya. Barcelona memberinya peranan signifikan sebagai sayap kanan tim, dan bersama Rivaldo membawa Barcelona berjaya pada akhir tahun 1990an.
Akan tetapi, pada tahun 2001, dunia tersentak ketika Figo menerima tawaran Real Madrid dengan iming-iming gaji dua kali lipat dan nilai transfer yang ketika itu menjadi rekor pembelian termahal seorang pemain sepak bola.
Nilai itu melebihi batas klausul transfer Figo, sehingga Barcelona harus menerima tawaran tersebut berdasarkan aturan Bosman. Meski begitu, transfer itu tetap tidak akan terjadi seandainya Figo secara pribadi tidak menerima tawaran Real Madrid. Toh akhirnya Figo berkhianat.
Dalam duel el classico tahun berikutnya, ketika pertandingan dilangsungkan di Nou Camp (kandang Barcelona), Figo menerima sambutan monumental yang mungkin tidak akan dilupakannya seumur hidup.
Seorang pendukung Barcelona di tengah-tengah pertandingan berhasil menerobos pagar petugas keamanan, sambil memakai bendera Barcelona sebagai jubah, kemudian berlari ke arah Figo membawa sebuah hadiah istimewa, yakni: Sebuah kepala babi, lengkap dengan darah masih menetes dari lehernya. Ia kemudian melemparkan bendera Barcelona dan kepala babi itu ke arah Figo.


Figo sendiri hanya terdiam menunduk beberapa saat, lalu berjalan menjauh. Entah apa yang ada dalam pikirannya saat itu, karena ia tahu kepala babi itu adalah simbol keserakahan dan pengkhianatan.

Dalam hal prestasi, Real Madrid memang masih di atas Barcelona. Jarak prestasi itu terjadi terutama pada tahun 1950-1970an, ketika Real Madrid menjadi anak emas Franco dan memiliki kekuatan finansial jauh diatas Barcelona untuk membeli bintang-bintang sepakbola nan bersinar dari seluruh dunia dan tradisi itu masih berlanjut hingga sekarang.

(El Classico)

Sumber: ATJEHCYBER - http://www.atjehcyber.net/2012/03/sejarah-permusuhan-barcelona-dan-real.html#ixzz3QQ1hQ3K6
Read More ->>

Sejarah Singkat Berdirinya Fc Barcelona

FC Barcelona - juga dikenal sebagai Barça, adalah sebuah klub olahraga di Barcelona, Katalonia, Spanyol yang mempunyai klub-klub dalam beberapa cabang olahraga, namun yang paling terkenal adalah sepak bola.
 
Didirikan pada 1899 oleh 12 pemain sepak bola berasal dari Swiss, Inggris, dan Spanyol dibawah pimpinan Joan Gamper. FC Barcelona memiliki motto "Barca bukan hanya sekedar klub" (El Barça, és més que un club) serta memiliki himne yang berjudul "El Cant del Barca" yang diciptakan oleh Jaume Picas and Josep Maria Espinàs. Tidak seperti klub sepak bola pada umumnya, FC Barcelona benar-benar milik dan dioperasikan oleh para suporternya. Stadion utamanya berada di Camp Nou, Barcelona.
Klub ini masuk menjadi peserta Primera División (Divisi Utama) sejak tahun 1928, dan bersama-sama Real Madrid dan Athletic Bilbao menjadi tim yang tak pernah terdegradasi ke Segunda División (Divisi Dua). Klub ini juga menjadi klub yang menjuarai liga Spanyol pertama kali.
Read More ->>

Sabtu, 24 Januari 2015

Sejarah Bapak Pandu Sedunia Robert Stephanson Smyth Baden-Powell Of Gilwell

Assalamualaikum ..

    Kini saya akan membahas tentang sejarah bapak Pandu Sedunia. Karena tidak lengkap jika kita tidak membahas tentang Seseorang yang berada dibelakang semua itu, dialah pencetus kepanduan di Dunia Yang bisa kita sebut dengan nama "Baden Powell" yah Baden Powell adalah seseorang yang mencetuskan tentang kepanduan di Dunia. Lebih lengkapnya kita bahas pada Paragraf selanjutnya.


Baden Powell

Siapakah Baden Powell itu ?

     Sejarah Seorang Baden Powell yang menjadi bapak pandu sedunia (Chief Scout of The World) tidak bisa kita pisahkan dari sejarah kepanduan di Dunia dan terutama di Indonesia. Selain sebagai pendiri gerakan kepanduan sedunia, Pengalaman seorang Baden Powell lah yang mendasari sebuah Minat, Pengembangan dan Pembinaan Remaja di Inggris yang kemudian berkembang dan diadaptasi sebagai sistem pendidikan kepanduan sedunia.

Robert Stephenson Smyth Baden Powell

       Baden Powell Lahir di Paddington, London Pada Tanggal 22 Februari 1857, Nama kecilnya yaitu Robert Smyth Baden Powell, Powell merupakan nama dari ayahnya yaitu Baden-Powell yang merupakan seorang pendeta dan juga merupakan seorang Dosen Geometri di Universitas Oxford. Sedangkan nama Smyth diambil dari nama ibunya, Henrietta Grace Smyth 

       Setelah Baden Powell Berumur 3 tahun sebuah tragedi menimpa keluarga Powell, Bahwa Baden Powell harus menerima kenyataan tersebut karena ayahnya telah meninggal pada saat baden powell masih kecil, Robert Stephenson mendapatkan Pendidikan dari Ibu dan Kakak-kakanya . Peran seorang ibu Baden Powell sangatlah erat dengan beliau karena beliau pernah mengatakan bahwa "Rahasia Keberhasilan saya adalah ibu Saya"



Powell Kecil

       Powell kecil dikenal dengan dengan anak yang Sangat Cerdas, Gembira dan juga Lucu sehingga teman-temannya banyak yang menyukainya, selain cerdas Powell kecil juga seorang yang jago memainkan alat musik Seperti Piano dan Biola, dan Powell kecil juga suka ber-teater, Hobi lain dari Powell ialah Berenang, Berlayar, Berkemah, Mengarang dan Menggambar

Baden Powell

Bergabung Dengan Militer

     Setelah selesai bersekolah di Rose Hill School, Tunbridge Wells, Robert Stephenson (Baden Powell) Mendapatkan sebuah beasiswa untuk bersekolah di Charterhouse. Dan setelah dewasa baden powell Remaja bergabung dengan Militer Inggris, Setelah bergabung dengan Militer inggris Baden powell sering mendapatkan tugas diluar inggris, Seperti bergabung dengan 13th Hussars di India pada Tahun 1876, setelah itu mendapatkan dinas khusus ke Afrika pada tahun 1895, lalu memimpin pasukan Dragoon V pada tahun 1897, Menjadi pemimpin Resimen di Zulu, Afrika selatan pada tahun 1880, Menjadi kepala Staff di Rhodesia Selatan pada tahun 1896 yang sekarang kita kenal dengan Nama Zimbabwe, Memimpin Mafeking Cadet Corps di Mafeking, Afrika selatan pada tahun 1899-1900.
Selama menjadi seorang Tentara, banyak hal yang dialami beliau. Diantaranya adalah sebuah pengalaman :
  • Saat menjadi pembantu Letnan pada 13th Hussars yang berhasil mengikut jejak kuda yang hilang di puncak Gunung serta melatih panca indera kepada Kimball O' Hara.
  • Bersama Mafeking Cadet Corp, mempertahankan kota Mafeking, Afrika Selatan, meskipun di kepung oleh bangsa Boer selama 127 Hari dalam kondisi kekurangan makan. Padahal the Mafeking Cadet Corp hanyalah sebuah Pasukan pembawa pesan yang tidak berpengalaman menghadapi musuh
  • Mengadakan latihan bersama dan bertukan kemampuan Survival dengan Raja Dinizulu di Afrika selatan
      Setelah mengalami beberapa pengalaman yang menakjubkan, Baden Powell lalu menulis Sebuah buku yang berjudul "Aids To Scouting" pada Tahun 1899, Buku ini sebenarnya diperuntuhkan untuk para Tentara di Inggris tapi Buku ini laris karena Peminatnya dari berbagai kalangan Seperti Guru dan Organisasi pemuda yang ada pada saat itu.
Buku Aids To Scouting
      Melihat banyaknya peminat dari Buku "Aids To Scouting" , dan atas saran dari William Alexander Smith (Pendiri Boys Brigade, Salah Satu Organisasi kepemudaan di Inggris) Baden Powell lalu berniat untuk menulis ulang buku tersebut dengan menyesuaikan dengan pembaca Remaja yang bukan dari ketentaraan. Untuk menguji Ide barunya, Pada Tanggal 25 Juli - 02 Agustus 1907 Baden Powell mengadakan perkemahan yang berlokasi di BrownSea Island bersama dengan 22 Anak Laki-laki yang berlatar belakang berbeda, Hingga pada tahun 1908 terbitlah buku baru yang ditulis oleh baden powell Berjudul "Scouting For Boys" Yang kemudian buku ini menjadi acuan bagi kepanduan di dunia
Buku Scouting For Boy's

Baden Powell Pensiun

      Pada tahun 1910, Atas saran Raja Edward VII, Baden Powell memutuskan untuk pensiun dari ketentaraan dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal untuk fokus pada pengembangan  pendidikan kepanduan/kepramukaan
Pada tahun 1912, baden powell bertemu dengan Olave St Clair Soames saat dikapal dalam lawatan kepramukaan ke New York, Baden Powell Lalu menikah Olave st clair pada tanggal 31 Oktober 1912, Mereka tinggal di Hampshire, Inggris dan dianugrahi 3 Orang anak (Satu laki-laki dan Dua Perempuan)
Olave St Clair
Baden Powell Bersama Ketiga anak dan Istrinya

Baden Powell Bersama Sang Istri


Baden Powell Wafat

     Pada Tahun 1930-an Baden Powell berhadapan dengan masalah kesehatan dan mengalami beberapa penyakit, ia menderita sakit kepala terus-menerus, yang dianggap dokternya berasal dari gangguan psikomatis dan dirawat dengan analisis mimpi. Sakit kepala ini berhenti setelah ia tidak lagi tidur dengan istrinya dan pindah ke kamar tidur baru di balkon rumahnya, pada tahun 1939 Powell dan Olave memutuskan untuk pindah dan tinggal di Nyeri, Kenya. Hingga pada Tanggal 8 Januari 1941 Baden Powell menghembuskan nafas terakhirnya dan dimakamkan di Pemakama St.Peter, Nyeri
Makam Baden Powell
Read More ->>

Jumat, 23 Januari 2015

Makanan Indonesia Yang Terkenal

1.SATE LILIT


       Sate yang satu ini memang memiliki banyak keistimewaan. Selain tusukannya yang dibuat dari batang serai yang menambah sedap aromanya, sate lilit Bali dibuat dari daging ikan yang dicincang halus dan dibumbui dan dililitkan ke batang serai. Sate lilit sarat bumbu dan dicampur dengan parutan kelapa, sehingga rasanya gurih dan aromanya menggugah selera. Rasa Sate Lilit sendiri sangat khas, yakni pedas, wangi, manis dan gurih. Hmm…, selain lezat sate lilit juga sehat, karena rendah lemak dan dibuat dari ikan.

2. GUDEG YOGYAKARTA


         Sejak puluhan tahun lalu gudeg telah menjadi kuliner Jogja paling populer. Tak hanya sentra gudeg, hampir setiap sudut kota menyajikan masakan berbahan baku nangka muda ini. Gudeg kering pun menjadi salah satu oleh-oleh yang paling banyak dicari dan menjadi khas dari Yogyakarta.

3. RENDANG


       Rendang (bahasa Minang: Randang) adalah salah satu masakan tradisional Minangkabau yang menggunakan daging dan santan kelapa sebagai bahan utama dengan kandungan bumbu rempah-rempah yang kaya. Masakan dengan citarasa yang pedas ini digemari oleh seluruh kalangan masyarakat, dan dapat ditemukan di seluruh Rumah Makan Padang di Indonesia, Malaysia, ataupun di negara lainnya. Masakan ini kadang lebih dikenal dengan nama Rendang Padang, padahal rendang merupakan masakan khas Minang secara umum.

4.GADO-GADO


        Gado-gado adalah salah satu makanan yang berasal dari Jawa yang berupa sayur-sayuran yang direbus dan dicampur jadi satu, dengan bumbu kacang atau saus dari kacang tanah yang dihaluskan disertai irisan telur dan di atasnya ditaburi bawang goreng. Sedikit emping goreng atau kerupuk (ada juga yang memakai kerupuk udang) juga ditambahkan.
Gado-gado dapat dimakan begitu saja seperti salad dengan bumbu/saus kacang, tapi juga dapat dimakan beserta nasi putih atau kadang-kadang juga disajikan dengan lontong.

5.NASI KUNING

       

           Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dengan ditambahkannya bumbu-bumbu dan santan, nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning adalah salah satu variasi dari nasi putih yang sering digunakan sebagai tumpeng. Nasi kuning biasa disajikan dengan bermacam lauk-pauk khas Indonesia. Dalam tradisi Indonesia warna nasi kuning melambangkan gunung emas yang bermakna kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan. Dalam tradisi Bali, warna kuning adalah salah satu dari empat warna keramat yang ada, disamping putih, merah dan hitam. Nasi kuning oleh karena itu sering dijadikan sajian pada upacara kuningan

6.PECEL LELE


        Pecel lele (atau Pecek lele) di Indonesia adalah nama sebuah makanan yang terbuat dari ikan lele. Biasanya yang dimaksud adalah ikan lele yang digoreng kering dengan minyak dan lalu disajikan dengan sambal lalapan. Lalapan biasa terdiri dari kemangi, kubis, ketimun, kacang panjang dan sambal

7.SIOMAY


         Dalam masakan Indonesia terdapat berbagai jenis variasi siomai berdasarkan daging untuk isi, mulai dari siomai ikan tenggiri, ayam, udang, kepiting, atau campuran daging ayam dan udang. Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tapioka. Siomai juga tidak lagi dibungkus dengan kulit dari tepung terigu. Telur ayam dan sayuran seperti kentang, peria, dan kubis dengan isi atau tanpa isi juga dihidangkan di dalam satu piring bersama-sama siomai. Tahu bakso (tahu isi) juga termasuk ke dalam jenis siomai. Siomai (siomai bandung) dihidangkan setelah disiram saus kacang yang dibuat dari kacang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air. Bumbu untuk saus kacang antara lain cabai, gula pasir, bawang putih, garam dapur, dan cuka atau jeruk limau. Sewaktu disajikan, siomai bisa diberi tambahan kecap manis, sambal botol, atau saus tomat

8.BAKSO


      Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia.[1] Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai

9.NASI GORENG


         Nasi goreng baik di Indonesia maupun di negara-negara lain dapat memiliki variasi tersendiri tergantung dari daerah asal dan bumbu atau bahan yang digunakan. Variasi ini biasanya dipengaruhi oleh bahan makanan yang biasa digunakan masyarakat setempat dan pengaruh ramuan bumbu dari negara tetangga, ataupun pengaruh budaya etnik asing bawaan yg datang ke negara tersebut, bahkan diwaktu presiden Barack Obama berkunjung di Indonesia sempat mencicipi Nasi Goreng khas iIndonesia.

10.Aunu Senebre

A 

      Makanan khas Papua ini mudah ditemukan di Papua.
Makanan ini adalah olahan dari ikan teri nasi yang digoreng, lalu dicampur dengan daun talas dan kelapa lalu proses terakhirnya dikukus.
Mungkin makanan-makan diatas hanya sedikit dari masakan Nusantara yang mendunia.
Kita patut mencintai Indonesia dengan segala budaya kulinernya yang bahkan mendunia.


Read More ->>

Jumat, 16 Januari 2015

Dampak Psikososial Pengidap HIV/AIDS


     
      Apa sih yang kita pikirkan kalo tahu seseorang mengidap HIV-AIDS? Takut tertular hingga menjauhkan? Menjudge bahwa dia adalah penyakitan yang dapat menular hingga patut dijauhkan? Menganggap bahwa dia adalah manusia yang tidak patut didampingi?
Sadarkah bahwa dia adalah tetap teman yang sangat memerlukan bantuan? Dirinya pasti mengalami dampak psikososial yang sangat hebat, syok, penyangkalan, kemarahan, kesedihan mengisolasi diri bahkan pikiran atau tindakan bunuh diri.
Terkejut merupakan respon normal terhadap berita yang mengancam kehidupan.
Secara umum reaksi syok termasuk:
Aku Terdiam, hilangnya perhatian, atau ketidak percayaan;
Aku Kebingungan, keresahan, atau ketidakpastian mengenai hari ini dan masa depan;
Aku Putus asa (Oh Tuhan, semuanya menjadi berantakan)
Aku Emosional tidak stabil (perubahan cepat dan tidak terduga dari menangis sampai tertawa dan terus silih berganti);
Aku Menarik diri – menjaga jarak dari berbagai keadaan sekitar ; menghindar untuk terlibat dalam percakapan, aktivitas atau rencana pengobatan.
Beberapa orang merespon penyakit mereka dengan menyangkalnya (“Ini tidak mungkin dapat terjadi padaku”).
        Sementara waktu, penyangkalan diri dapat menolong untuk mengurangi stres, kalau hal itu terus berlangsung, dapat menghambat perubahan perilaku dan keputusan dalam hidup, terutama untuk mengatasi HIV serta untuk mencegah penularan.
Jika penyangkalan tidak dihadapi, orang tidak dapat menerima tanggung jawab sosial yang berkaitan dengan perjalanan infeksinya..
MARAH TIDAK TERKENDALI KARENA :
      Perasaan tidak beruntung dan mereka dapat melakukan tindak merusak seperti melukai diri sendiri atau orang lain.
Perasaan tidak mampu lagi untuk bekerja meski sebetulnya masih mampu. Dengan banyaknya keterbatasan dalam hidup– seperti makan (diet), pekerjaan , kontak sosial secara umum, dan sering menjadi sumber atau sasaran kemarahan orang terdekat.
Dipicu oleh kejadian yang tidak terduga dan kejadian yang sepele.
Perasaan marah pada diri sendiri sering timbul dalam bentuk:
Aku menghancurkan diri sendiri dengan membiarkan diri terserang HIV tanpa upaya mengobatinya
Aku atau mencegah berlanjutnya infeksi,
Aku  atau dalam bentuk tingkah laku merusak diri sendiri (kecenderungan bunuh diri).
Ketakutan akan kematian, atau kesendirian dalam kesakitan, sangat umum terjadi.
Ketakutan lain adalah karena:
Aku takut dijauhi,
Aku ditolak,
Aku diabaikan atau ditinggalkan anak-anak/keluarga,
Aku ketidakmampuan mencari nafkah,
Aku kehilangan fungsi tubuh atau mental,
Aku dan kehilangan kepercayaan diri.
      Ketakutan mungkin didasarkan atas pengalaman orang lain. Hal ini mungkin juga disebabkan kurangnya informasi mengenai HIV/AIDS.
Ketakutan sering dapat dikurangi dengan diskusi secara terbuka dalam konseling.
ODHA dapat bereaksi dengan menarik diri dari seluruh kontak sosial.
Faktor penting yang mendorong situasi ini adalah ketakutan ditolak, dengan pikiran: “Setiap orang akan menolak saya, karena itu lebih baik saya menjauh dari mereka sebelum mereka meninggalkan saya”.
Pada awalnya konselor dapat menghargai perasaan untuk mengisolasi diri sementara waktu , namun dukungan konseling harus terus berlanjut.
Kalau isolasi terus berlarut dalam jangka waktu yang lama, konselor perlu menggali penyebabnya, dan mendorong perubahan sikap ini.
Muncul perasaan bersalah akan kemungkinan:
Aku menularkan pada orang lain,
Aku tau mengenai tingkah laku yang menyebabkan
mereka tertular HIV . misalnya:
Ø pengalaman hubungan seks yang tidak aman atau
Ø menggunakan obat-obatan yang disuntikkan).
Ada juga perasaan bersalah karena kesedihan, berpisah dan kehilangan orang-orang serta keluarga yang dicintai
Perasaan bersalah masa lalu yang tidak terselesaikan akan muncul dan memperberat kondisi mental mereka.
ODHA sering merasa harga dirinya terancam
Harga diri seringkali merupakan pemicu terjadinya berbagai sikap agresifitas, irritabilitas, kecemasan dan isolasi diri
Penolakan oleh tetangga, rekan kerja, kerabat dekat, dan orang-orang yang dicintai dapat menyebabkan kehilangan status sosial dan kepercayaan diri, mengarah kepada meningkatnya perasaan tidak berguna.
Pengaruh fisik terkait HIV, contohnya, perubahan rona wajah, menurunnya fungsi fisik dapat memperberat masalah ini
Bunuh diri terjadi sebagai alasan menghindari rasa sakit yang dirasakan sendiri atau mengurangi penderitaan.
Bunuh diri dapat terjadi :
aktif (sengaja melukai diri yang menyebabkan kematian) atau
pasif (tingkah laku merusak diri, sepert menolak pengobatan, menyembunyikan penyakit).
Read More ->>

Kasus HIV/AIDS di Indonesia Semakin Mencemaskan




  Kasus HIV/AIDS di Indonesia Meroket

        Mencemaskan! Kasus HIV/AIDS di Indonesia meroket cepat. Perilaku dan gaya hidup bebas telah membuat kasus ini melaju kencang di Indonesia.

        Menurut data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional menunjukan, tahun 1987 jumlah penderita AIDS di Indonesia masih lima kasus. Dalam rentang waktu 10 tahun, hanya bertambah menjadi 44 kasus. Tetapi sejak 2007, kasus AIDS tiba-tiba melonjak menjadi 2.947 kasus dan periode Juni 2009 meningkat hingga delapan kali lipat, menjadi 17.699 kasus. Dari jumlah tersebut, yang meninggal dunia mencapai 3.586 orang.

      Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyebabkan penyakit Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). HIV menyerang system kekebalan tubuh dan merusak bagian dari system itu, yaitu jenis sel darah putih yang disebut T lymphocyte atau T cell atau dalam bahasa Indonesia, sel limfosit T.

       Menurut KAPETA Foundation, banyak orang tidak merasa berbeda setelah terinfeksi HIV. bahkan banyak orang tidak merasa gejala apa-apa selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, tak sedikit orang yang tertular HIV tetapi tidak menyadarinya.

        Diestimasikan, di Indonesia tahun 2014 akan terdapat 501.400 kasus HIV/AIDS. Penderita HIV/AIDS sudah terdapat di 32 provinsi dan 300 kabupaten/kota. Penderita ditemukan terbanyak pada usia produktif, yaitu 15-29 tahun. Padahal, pengurangan kasus HIV/AIDS merupakan salah satu target Millennium Development Goals (MDGs).
  
           Fakta menunjukkan, Papua tidak lagi menjadi provinsi yang memiliki jumlah kasus HIV/AIDS paling banyak, meski untuk prevalansi per penduduk masih yang tertinggi. Justru di Jawa Barat (Jabar) jumlah kasus penderita HIV/AIDS menduduki peringkat pertama. Jabar mencapai 3.213 kasus, disusul DKI Jakarta 2.810 kasus, Jawa Timur 2.753 kasus, kemudian keempat Papua dengan 2.605 kasus.

         Memang, kasus HIV/AIDS di Indonesia bagaikan fenomena gunung es. Jumlah penderita yang melapor hanyalah sebagian kecil dari kasus sesungguhnya terjadi. Ada estimasi, kasus HIV/AIDS di Indonesia sebenarnya sudah mencapai 270.000 penderita.

“Penderita yang melapor hanya 10%. Banyak yang menderita HIV tidak mau melapor karena masih merasa sehat,” kata Sekretaris KPA Nasional Nafsiah Mboi.

     Nafsiah menegaskan, tingginya peningkatan kasus HIV/AIDS sebagian besar diakibatkan penularan lewat hubungan seksual, selain suntikan, transfusi dan sebagian kecil tertular karena kehamilan dan melalui pajanan saat bekerja. Pajanan adalah peristiwa yang menimbulkan risiko penularan. Pajanan ada tiga macam, yaitu pajanan di tempat kerja, yang biasanya menimpa petugas perawatan kesehatan. Peristiwa ini biasanya berupa kecelakaan akibat tertusuk jarum suntik bekas pakai secara tidak sengaja pada petugas. kedua, pajanan akibat hubungan seks berisiko, misalnya bila kondom pecah atau lepas saat ODHA berhubungan seks dengan pasangan HIV negatif. Ketiga, pajanan akibat perkosaan. Tambahnya, jika hubungan seks terjadi secara paksa, yang sering disertai kekerasan, risikonya lebih tinggi.

      Data KPA Nasional menunjukkan, 3,3 juta laki-laki mengunjungi pekerja seks. Ada 381.000 laki-laki menyuntik narkoba, dan 809.000 melakukan hubungan seksual sesama jenis. Sri Kusyuniati, Direktur World Population Foundation Perwakilan Indonesia mengakui, tren kasus HIV/AIDS di Indonesia akan terus meningkat. Masyarakat yang berisiko tinggi terhadap HIV, seperti pekerja seks, gay, waria, atau pengguna jarum suntik, sebenarnya mengetahui perbuatannya akan berdampak terhadap potensi penularan HIV. Oleh karena itu, dia menegaskan perlu penanganan kasus HIV/AIDS secara nasional yang melibatkan semua pihak, termasuk pemuka agama.

      Kusyuniati menegaskan, banyak perempuan dan anak-anak akhirnya tertular HIV dari laki-laki yang sering berhubungan dengan pekerja seks. Dan mereka juga lebih menderita karena mereka akan dikucilkan oleh lingkungan. Stigma masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS masih negatif. Hal ini juga yang mendorong banyak perempuan penderita HIV/AIDS secara langsung menyingkir dari lingkungannya. Sehingga dibutuhkan kampanye lebih intensif dan besar-besaran yang menyadarkan masyarakat agar tidak mengucilkan penderita HIV/AIDS.

Jabar, provinsi dengan kasus HIV/AIDS tertinggi,

       Kalau sebelumnya Papua menempati posisi pertama sebagai provinsi di Indonesia dengan jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi, kini posisi itu ditempati Provinsi Jawa Barat (Jabar). Berdasarkan laporan Departemen Kesehatan (Depkes) per bulan Desember 2008, Jabar memiliki kasus AIDS tertinggi di Indonesia dengan 2.888 kasus. Sementara itu, untuk HIV mencapai 1.523 kasus. Diperkirakan, jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Jabar mencapai 21.000 orang.

      Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jabar pada Agustus 2008, Kota Bandung menjadi daerah terbanyak kasus HIV/AIDS di Jabar dengan 534 kasus untuk HIV positif dan 929 kasus untuk AIDS. Dari 929 kasus AIDS, 773 kasus di antaranya disebabkan pengunaan jarum suntik secara bergantian. Selain itu, Kota Bekasi memiliki 298 kasus AIDS dan 143 kasus HIV positif. Disusul Kota Sukabumi dengan 109 kasus AIDS dan 148 HIV positif. Mayoritas penularan AIDS akibat penggunaan jarum suntik.

      Tidak hanya Jabar, provinsi lainnya juga patut diwaspadai. Meskipun dari segi jumlah kasus Papua di bawah Jabar, DKI Jakarta dan Jawa Timur, namun dari segi penyebaran, Papua masih tertinggi. Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Mimika, Papua hingga akhir Juni 2009 mencapai 1.993 orang, yang merupakan jumlah tertinggi di Papua. Persentase peningkatan jumlah ini disebabkan factor hubungan seks bebas yang mencapai 89% dan rendahnya kesadaran dan pengetahuan tentang perilaku berisiko tinggi.
Read More ->>

Sistem Pertahanan Indonesia

      Pertahanan nasional adalah  segala upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara yang meliputi keutuhan wilayah dan juga keselamatan masyarakat dari segala gangguan yang mengancam keutuhan negara. Pertahanan negara merupakan segala upaya untuk mempertahankan kedaulatan yang bersifat semesta yang diselenggarakan dengan kesadaran hak serta kewajiban sebagai warga negara dan juga keyakinan akan kekuatan sendiri.
Pertahanan negara atau pertahanan nasional diselenggarakan oleh pemerintah melalui sistem pertahanan negara.

Pertahanan Nasional adalah gabungan kekuatan antara sipil dan militer yang diupayakan oleh negara untuk melindungi integritas wilayahnya. Pertahanan negara merupakan tugas utama Kementerian Pertahanan.

      Berikut adalah dasar mengenai sistem pertahanan Indonesia dalam UUD 1945 BABXII tentang
PERTAHANAN NEGARA DAN KEAMANAN NEGARA
Pasal 30
(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung.
(3) Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan laut dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.
(4) Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.
(5) Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan dan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang.

senjata indonesia


Macam Pertahanan
  • Pertahanan Militer
  • Pertahanan non Militer
      Komponen utama dalam sistem pertahanan di Indonesia adalah Tentara Nasional Indonesia. Komponen utama dibantu oleh komponen cadangan dan Komponen Pendukung untuk menghadapi ancaman non militer.

      Komponen Utama - Tentara Nasional Indonesia bertugas menghadapi ancaman militer dan melaksanakan tugas pertahanan lainnya

      Komponen Cadangan - merupakan sumber daya yang dimiliki negara yang telah dipersiapkan untuk memperkuat dan memperbesar kemampuan dan kekuatan TNI sebagai komponen utama.

      Komponen Pendukung - berfungsi untuk memperkuat dan meningkatkan kemampuan kedua komponen sebelumnya. Komponen ini terdiri dari sumberdaya nasional yang tidak ditujukan untuk pertahanan fisik.
Sumber daya yang termasuk komponen pendukung adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan.
Sub komponen pendukung:
Paramiliter

  • Polisi
  • Satpol PP
  • Satpam
  • Linmas atau Hansip
  • Menwa
  • Satgas partai
  • Organisasi bela diri
  • Orgainsasi Kepemudaan
Tenaga Ahli
Industri
Sumber daya Alam
Sumber daya Manusia
-Memiliki Tentara Nasional yang berskill tinggi
-Memiliki Komponen Pendukung terutama sumber daya manusia yang banyak
Kekurangan
-Dukungan Alutsista masih kurang
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Followers